Selasa, 24 Mei 2011

Kadar Gula Darah yang Normal

Kadar Gula Darah yang Normal
Saatnya waspada masalah
prediabetes sebelum terserang diabetes.
Data WHO menyebutkan pasien diabetes di
Indonesia akan mengalami kenaikan pesat.
Peningkatannya diperkirakan dari 8,4 juta
jiwa pada 2000, menjadi sekitar 21,3 juta
jiwa pada 2030.
Prof.DR, dr, Sidartawan Soegondo, spesialis
endokrinologi dan Ketua Persadia
(Persatuan Diabetes Indonesia)
menjelaskan, seseorang dikatakan sebagai
pengidap prediabetes jika kadar gula darah
telah melampaui batas normal, namun
belum mencapai batas diagnosa diabetes.
Kondisi prediabetes tidak boleh dianggap
enteng, karena sebagian individu dengan
prediabetes akan berkembang menjadi
diabetes apabila tidak ditangani dengan
baik. Orang yang terdiagnosis prediabetes,
dan tak segera dikendalikan, dalam waktu
sekitar 5-10 tahun akan meningkat menjadi
diabetes.


“Jika sudah diabetes, tidak dapat
disembuhkan dan lebih sulit
penanganannya,” kata Prof. Sidartawan
menambahkan.
Dia menjelaskan, batas gula darah yang
normal dibedakan atas dua kondisi, puasa
atau sesudah makan. Untuk kondisi puasa
(tidak mendapat asupan kalori 8-10 jam
sebelumnya), batasnya adalah 100 mg/dL.
Sedangkan untuk kondisi sesudah makan
atau sewaktu makan, batasnya adalah 140
mg/dL. Lewat dari salah satu ketentuan
tersebut, seharusnya masuk pada
prediabetes.


“Namun, wewenang penegakan diagnosis
hanya dimiliki dokter, dan mesti mengikuti
prosedur medis khusus,” katanya
menambahkan. Untuk itu waspadalah jika
kadar gula darah telah mencapai 140 mg/
dL.
Kadar Gula Darah yang Normal

(viva)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar